Nggak Sama dengan Varian Sebelumnya, Apa Saja Gejala Varian Omicron?

Nggak Sama dengan Varian Sebelumnya, Apa Saja Gejala Varian Omicron?
Gejala varian Omicron, beda dengan Covid-19 sebelumnya. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Covid-19 varian Omicron sudah sampai di Indonesia. Lantas, apa saja ya gejala varian Omicron yang kabarnya menular dengan lebih cepat ini? Yuk simak!

Inibaru.id – Masuknya varian Omicron di Indonesia berarti kita harus mulai memahami dengan benar varian ini, khususnya tentang gejala dari varian Covid-19 yang kabarnya menular dengan cepat ini. Apalagi, ada kabar yang menyebut gejalanya nggak serupa dengan varian Corona sebelumnya.

Nggak perlu lama-lama lagi deh, yuk simak apa saja sih gejala varian Omicron yang perlu kamu waspadai.

1.       Pilek dan Bersin-bersin

Menurut hasil penelitian yang didanai oleh pemerintah Inggris di Joinzoe.com, gejala paling umum dari varian Omicron ini adalah munculnya pilek. Meski begitu, pilek seringkali terjadi pada siapa saja yang sedang mengalami penurunan daya tahan tubuh, khususnya di musim dingin, nggak hanya karena Omicron.

Menariknya, kalau kamu sudah divaksin Covid-19 dan terpapar varian Omicron, bakal sering bersin-bersin, lo. Hanya, gejala ini juga bisa terjadi karena alergi atau pilek biasa.

2.       Mengalami Sakit Tenggorokan dan Batuk-batuk

Mirip dengan gejala Covid-19 lainnya, varian Omicron juga bisa memicu sakit tenggorokan. Hanya, sensasi sakit tenggorokan karena varian ini lebih ringan dan lamanya biasanya nggak bakal lebih dari lima hari. Gejala ini cukup sering terjadi pada orang dewasa, lo.

Nah, menurut dokter yang berasal dari Afrika Selatan, salah satu negara pertama yang melaporkan kasus Covid-19 varian Omicron, dr Angelique Coetzee, orang-orang yang terpapar varian ini cenderung sering mengalami tenggorokan gatal. Hanya, sensasi gatalnya sangat nggak biasa dan bisa bikin nggak nyaman, lo.

Selain itu, kalau kamu juga mengalami batuk terus-terusan selama setengah hari atau bahkan lebih, dengan gejala berupa batuk kering, bukannya batuk berdahak, bisa jadi karena terpapar varian Omicron. Biasanya sih ya, gejala ini muncul empat atau lima hari usai mulai terpapar.

Gejala varian Omicron nggak melulu tubuh demam atau hilangnya kemampuan penciuman. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Gejala varian Omicron nggak melulu tubuh demam atau hilangnya kemampuan penciuman. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

3.       Nggak Kehilangan Kemampuan Mencium

Salah satu perbedaan utama dari gejala varian Omicron dengan varian Covid-19 lainnya adalah soal indera penciuman. Dulu, orang yang terpapar Covid-19 bakal kehilangan kemampuan mencium. Bahkan untuk aroma yang sangat kuat sekalipun.

Nah, orang yang terpapar varian Omicron nggak mengalaminya. Karena alasan inilah banyak orang yang seperti sulit membedakan gejala Omicron dengan pilek atau flu biasa.

4.       Demam Ringan

Gejala ini juga sangat berbeda dengan gejala Covid-19 sebelumnya. Meski sama-sama bisa memicu demam, gejala yang disebabkan varian Omicron lebih ringan. Jadi, demamnya nggak tinggi gitu deh. Hm.

5.       Munculnya Keringat di Malam Hari dan Tubuh yang Kelelahan

Layaknya saat terpapar Covid-19 varian lainnya, orang yang terpapar varian Omicron bakal mengalami kelelahan ekstrem. Tubuh serasa ingin terus dibawa beristirahat sehingga nggak akan kuat untuk diajak bekerja.

Di malam hari, penderita virus varian Omicron juga bakal berkeringat sangat banyak sehingga bisa membuat kasur jadi basah, Millens.

6.       Sakit Kepala

Varian Omicron juga bisa menyebabkan sakit kepala. Konon, gejala ini biasanya yang paling awal muncul. Sensasi nyerinya cenderung sedang sampai berat seperti dengan denyutan, tekanan, atau sensasi tusukan di kedua bagian sisi kepala.

Sakit kepala ini bisa berlangsung sampai tiga hari atau lebihlo. Bahkan, meski sudah diobati dengan penghilang rasa sakit, belum tentu bisa sembuh.

Jadi, sudah paham kan gejala varian Omicron? Tetap jaga protokol kesehatan agar nggak tertular, ya? (Kom/IB09)