Akurat dan Murah, Stasiun Tawang Semarang Buka Layanan Tes GeNose C19

Akurat dan Murah, Stasiun Tawang Semarang Buka Layanan Tes GeNose C19
Tes GeNose yang dilakukan di Stasiun Tawang Semarang. (Inibaru.id/ Audrian F)

Daop 4 Semarang pada Senin (15/2/2020) lalu meresmikan tes GeNose C19 sebagai syarat kesehatan untuk naik kereta. Tes GeNose ini jauh lebih murah juga daripada tes-tes Covid-19 lainnya.

Inibaru.id - Waktu menunjukkan pukul 13.00 WIB di Stasiun Tawang. Fatma bolak-balik mengecek arlojinya. Air mukanya tampak cemas. Antara nggak sabar melepas rindu dengan seseorang, terlambat naik kereta, atau deg-degan sebelum tes Genose.

Pandemi ini memang mengharuskan penumpang kereta membawa bukti tes bebas Covid-19 agar boleh melakukan perjalanan. Awalnya penumpang diharuskan membawa bukti swab, lalu berganti tes rapid antigen, dan yang teranyar, tes GeNose C19.

GeNose C19 adalah alat paling baru untuk mendeteksi Covid-19.  Alat ini merupakan hasil bikinan Universitas Gajah Mada (UGM) dan sudah mendapat izin edar  dari Kementerian Kesehatan Nomor Kemenkes RI AKD 20401022883.

Kantung udara dan peralatan tes GeNose. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Kantung udara dan peralatan tes GeNose. (Inibaru.id/ Audrian F)

Cara menggunakannya cukup sederhana. Kamu tinggal mengembuskan napas ke dalam sebuah kantong udara. Setelah itu, kantong udara diserahkan kepada petugas untuk dites di komputer pendeteksi. Kamu bisa melihat hasilnya dalam 3 menit.

Di Semarang, yang baru menerapkan adalah Stasiun Tawang setelah pada Senin (15/2/2021) lalu diresmikan. Tawang menjadi salah satu dari 8 stasiun Kereta Api Indonesia yang mulai menggunakan GeNose untuk tes Covid-19.

Dikarenakan usianya belum ada dua hari di Semarang itulah, mungkin jadi barang yang baru bagi masyarakat Kota Semarang, termasuk Fatma. Awalnya dia tampak kesulitan dan canggung. Namun berkat panduan petugas, akhirnya Fatma melakukannya dengan benar. 

“Belum tahu, takut salah,” ujarnya. “Tapi hasilnya cepat dan nggak mahal,” sambung Fatma dengan muka yang kini berseri.

Loket tes Genose C19. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Loket tes Genose C19. (Inibaru.id/ Audrian F)

Kini dia semringah. Perempuan ini melenggang sambil menenteng tas menuju peron. Tampaknya alasan kenapa wajahnya cemas tadi sudah terjawab.

Pelayanan penuh yang dilakukan oleh petugas di Tawang kepada Fatma tadi merupakan salah satu wujud keinginan PT KAI. Hal itu diungkapkan oleh Humas Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro.

"Ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan bagi pelanggan dalam rangka persyaratan untuk perjalanan KA," katanya.

Akurat dan Murah

Krisbiyanto juga menambahkan kalau mau mendapat tes GeNose hanya dengan membayar Rp 20 ribu saja. Setiap penumpang yang ingin melakukan tes ini juga harus memiliki tiket atau kode booking KA jarak jauh yang sudah lunas.

Kemudian selama 30 menit sebelum melakukan GeNose, calon penumpang dilarang merokok, makan dan minum (kecuali air putih). Hal itu diimbau guna meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19.

“Hasil akan akurat kalau kerongkongan kosong,” ucapnya.

Kata Krisbiyanto juga, tes GeNose C19 ini punya keakuratan sampai 90 persen. Pada Senin lalu saja, sudah ada satu penumpang yang terindikasi positif Covid-19 setelah melakukan tes ini.

Jika hasil menunjukkan positif Covid-19, penumpang bisa membatalkan perjalanan. Biaya pembelian tiket pun bisa dikembalikan.

Tetap melayani Antigen. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Tetap melayani Antigen. (Inibaru.id/ Audrian F)

Tetap Layani Antigen

Kendati sudah menerapkan GeNose, namun Daop 4 Semarang tetap membuka tes antigen bagi yang membutuhkan. Kata Krisbiyanto Test Antigen ini sebagai alternatif bagi yang nggak pengin memakai GeNose.

“Jadi alternatif saja,” sambungnya.

Tersedianya tes GeNose C19 dan Antigen itu tentu untuk mematuhi Surat Edaran Kemenhub no 20 tahun 2021. Bahwa pelanggan Kereta Api Jarak Jauh diwajibkan menunjukan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau juga RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3X24 jam  sebelum keberangkatan.

Nah, khusus saat libur panjang atau perayaan keagamaan, sampel diambil dalam kurun waktu 1X24 jam sebelum keberangkatan.

Wah, sekarang yang mau bepergian naik kereta tampaknya nggak perlu pusing memikirkan biaya tes Covid-19 ya, Millens? (Audrian F/E05)