Inibaru.id – Terkadang setelah meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama, kamu mendapati kecoak mati dalam posisi tubuh terbalik. Mengingat posisi hewan tersebut cukup kontras dengan saat mereka masih hidup, kepikiran nggak apa yang bikin mereka mati dalam posisi tersebut?
Biasanya, kecoak mati terbalik setelah disemprot dengan cairan pembasmi serangga. Tapi, terkadang mereka juga bakal terbalik setelah dipukul dengan sapu atau benda lainnya. Bedanya, jika setelah disemprot dengan cairan serangga biasanya kecoak lambat laun meninggal, setelah dipukul dengan sapu, terkadang kecoak mampu kembali membalikkan badan dan akhirnya kembali berlarian ke sana kemari.
Baca Juga:
Tips Mencegah Kecoak Masuk ke DapurTapi, kepikiran nggak mengapa kecoak mati terbalik setelah kita semprot dengan cairan insektisida? Terkait dengan hal ini, kita bisa mengecek informasi yang diungkap Insekta, Sabtu (21/7/2018) lalu.
Ternyata, kandungan di dalam cairan penyemprot serangga ini berpengaruh besar pada kinerja sistem saraf serangga yang kerap dianggap menjijikkan tersebut. Dampak dari hal ini adalah sejumlah enzim jadi lebih banyak terkumpul dalam tubuh dan akhirnya memicu kejang. Saat kejang itulah, tubuh mereka terguling hingga posisinya jadi terlentang.
Masalahnya, posisi kaki kecoak yang ada pada bagian bawah tubuhnya membuatnya kesulitan untuk membalikkan badannya kembali. Apalagi, sistem saraf dan koordinasi otot dalam tubuhnya juga sudah terganggu akibat efek cairan pestisida. Lambat laun, kecoak pun akhirnya mati, deh.

Beda cerita kalau kecoak terbalik setelah kita pukul dengan sapu, misalnya. Karena sistem saraf dan koordinasi ototnya masih baik, terkadang mereka masih bisa berusaha untuk meraih objek lain atau pinggiran dinding bagian bawah. Dengan meraih objek-objek itulah, mereka kemudian bisa membalikkan badan kembali.
Baca Juga:
Tips Membasmi Rayap di Rumah“Kecoak membutuhkan permukaan objek yang kasar atau sudut yang pas agar bisa mendapatkan cengkeraman dan membalikkan tubuhnya lagi,” ungkap peneliti serangga Dr David Foster.
Makanya, jika mereka terbalik di permukaan yang cenderung licin sehingga membuat mereka kesulitan mencari objek lain untuk membalikkan badan, ada kemungkinan mereka akan mengalami kelelahan ekstrem atau bahkan dehidrasi parah.
Hal inilah yang jadi alasan mengapa terkadang saat kamu baru pulang ke rumah setelah meninggalkannya selama beberapa hari, ada kecoak mati dengan posisi terbalik. Padahal, nggak ada satu pun orang yang menyemprotkan cairan serangga ke kecoak tersebut.
Apa pun itu, kecoak termasuk dalam hewan yang jorok dan bisa membawa bibit penyakit. Jadi, kalau memang menemukannya di dalam rumah, jangan ragu deh menyemprotkan cairan anti-serangga ke kecoak agar hewan ini mati. Setuju, kan, Millens? (Arie Widodo/E05)