Imbas Kebakaran Gedung Cyber, Aplikasi dan Website Berikut Sempat Down

Imbas Kebakaran Gedung Cyber, Aplikasi dan Website Berikut Sempat Down
Ilustrasi: sejumlah aplikasi eror dan website down akibat kebakaran Gedung Cyber. (Tumeskecil)

Kebakaran yang melanda Gedung Cyber Kamis siang kemarin menyebabkan beberapa website dan aplikasi eror. Selain itu, ada dua korban meninggal dalam insiden ini.

Inibaru.id – Sejumlah server aplikasi dan website down atau mengalami gangguan imbas kebakaran yang terjadi di Gedung Cyber di Jalan Kuningan Barat Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2021).

Humas Gulkarmat DKI Jakarta Mulat Wijayanto menyebut penyebab kebakaran karena hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

"Objek (kebakaran) gedung lantai 2, jenis bangunan menengah," ujar Mulat.

Untuk memadamkan si Jago Merah, Damkar mengerahkan 22 unit dengan total 100 personel. Api dipadamkan sekitar 30 menit kemudian.

Menurut laporan, ada dua korban meninggal dalam kebakaran ini yakni Seto Fachruddin (18) dan Redzuan Khdafi (17) yang merupakan pengunjung Gedung Cyber 1 dari PT Abinawa.

Laman yang Down

Kebakaran Gedung Cyber, Kamis (2/12/2021). (Kompas/Muhammad Isa Bustomi)
Kebakaran Gedung Cyber, Kamis (2/12/2021). (Kompas/Muhammad Isa Bustomi)

Perlu kamu tahu, Gedung Cyber merupakan tempat sejumlah website atau aplikasi internet bernaung. Lantaran kejadian ini, laman-laman tersebut pun down, Apa saja?

1. BMKG

Sesaat setelah kebakaran, website BMKG sempat down. Hal itu dikonfirmasi oleh Prakirawan BMKG Juanda Surabaya, Ary Pulung.

"Mohon maaf, saat ini server BMKG masih terdapat gangguan. Mohon maklum. Masyarakat juga bisa mengakses informasi melalui call center 021-196 atau follow @infobmkg," ujar Ary.

Namun, pagi ini website sudah dapat diakses melalui ponsel.

2. Niagahoster

Selan BMKG, Niagahoster juga sempat mengumumkan bahwa server website mereka mengalami down imbas kebakaran Gedung Cyber.

Meski begitu, kini gangguan tersebut sudah dapat diatasi.

3. Ajaib Investasi

Ajaib Investasi banyak menerima keluhan dari pengguna lantaran eror. Akhirnya, pihak mereka buka suara dan menyampaikan bahwa gangguan tersebut sebagai akibat dari kebakaran Gedung Cyber. Pengumuman ini mereka sampaikan melalui media social.

"MOHON PERHATIAN. Data center mengalami insiden kebakaran, sementara akan terjadi gangguan dalam bertransaksi," tulis akun Twitter @ajaib_investasi.

4. IPOT

Aplikasi lain yang dipastikan mengalami gangguan adalah milik PT Indo Premier Sekuritas. Jadi, mungkin banyak trader yang terkena imbasnya.

5. Call Center BPBD Jakarta

Layanan lainnya yang terkena dampak kebakaran Gedung Cyber adalah Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta.

Melalui akun Twitter resminya, BPBD Jakarta mengumumkan bahwa untuk sementara layanan call center Jakarta Siaga dengan nomor 112 nggak dapat dihubungi.

6. Rumah Web Indonesia

Rumah Web Indonesia mengumumkan adanya gangguan layanan hosting akibat kebakaran Twitter.

"Kepada seluruh Warga RW, kami informasikan bahwa gedung yang digunakan oleh data center (Gedung Cyber) kami mengalami insiden kebakaran," tulis pihak Rumah Web Indonesia.

7. Aplikasi M-TIX

Kebakaran di Gedung Cyber juga membuat aplikasi pemesanan tiket bioskop 'm.tix' juga mengalami kendala.

"Hi Sobat XXI, mohon maaf untuk ketidaknyamanan yang sedang terjadi pada aplikasi m.tix. Tim kami sedang berupaya mengatasi kendala tersebut," tulis Cinema21 melalui Twitter.

Hm, banyak juga ya yang terkena imbas kebakaran Gedung Cyber ini, Millens. Semoga nggak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari yang bikin jatuh korban ya. (Kom/IB21/E03)