Covid-19 Merebak Lagi, Tiongkok Lockdown Kota Lanzhou

Covid-19 Merebak Lagi, Tiongkok Lockdown Kota Lanzhou
Tiongkok lockdown Kota Lanzhou karena kasus Covid-19 di sana merebak lagi. (Flickr/ stardust kay)

Covid-19 merebak lagi di Tiongkok. Kali ini, Tiongkok bergerak cepat dengan langsung lockdown Kota Lanzhou dan memperketat aturan di berbagai wilayah. Mereka nggak ingin Covid-19 semakin parah.

Inibaru.id – Setelah sempat menjalani kehidupan normal seperti sebelum pandemi, Covid-19 merebak lagi di Tiongkok. Bahkan, kini Tiongkok lockdown Kota Lanzhou yang membuat setidaknya empat juta orang nggak bisa ke mana-mana.

Nggak hanya memastikan warga nggak boleh keluar kota, warga Kota Lanzhou yang ada di Provinsi Gansu ini nggak boleh keluar rumah kecuali kalau sedang dalam kondisi darurat atau memerlukan sesuatu yang sangat penting. Keluar masuknya penduduk juga bakal dikontrol dengan sangat ketat dan terbatas. Selain itu, pemerintah juga terus mengecek pasokan-pasokan logistik serta perawatan medis yang dibutuhkan.

Jadi, Tiongkok sedang mengalami gelombang kasus varian Delta terbaru. Sejak 17 Oktober 2021 ini, setidaknya sudah ada 198 kasus Covid-19 baru yang ditemukan di sana. Para pejabat kesehatan bahkan yakin angka penularan bakal naik mengingat mereka juga bakal melakukan testing dan tracing dengan lebih besar dalam beberapa hari mendatang.

Kabarnya sih ya, penularan Covid-19 ini disebabkan oleh kedatangan sejumlah turis domestik. Layanan bus dan taksi di Lanzhou sampai ditangguhkan akibat hal ini. Bahkan, di Ibu Kota Beijing, pada Selasa (26/10/2021) lalu pemerintah setempat sampai membatasi akses memasuki lokasi-lokasi wisata.

Di Beijing juga, warga diminta untuk nggak meninggalkan kota dan sejumlah perumahan menerapkan lockdown mini. Agenda lari maraton yang rencananya bakal diikuti sekitar 30 ribu peserta juga dipastikan ditunda.

Lanzhou berpenduduk 4 juta orang. Warga diminta nggak keluar rumah. (Flickr/

Gary Todd)
Lanzhou berpenduduk 4 juta orang. Warga diminta nggak keluar rumah. (Flickr/ Gary Todd)

Tiongkok nggak ingin kecolongan dengan kasus Covid-19 baru mengingat mereka bakal mengadakan Olimpiade Musim Dingin beberapa bulan lagi. Pengujian massal pun langsung diberlakukan di 11 provinsi.

Sebelumnya, pada Kamis (21/10), pemerintah Tiongkok memutuskan untuk membatalkan ratusan penerbangan dan menutup sekolah-sekolah. Mereka pun memutuskan untuk memperbanyak tes Covid-19 gara-gara ada sejumlah wisatawan yang dipastikan positif dan memicu klaster baru.

Wisatawan-wisatawan dengan usia lanjut ini melakukan perjalanan dari Shanghai sebelum sampai ke Xi’an, Provinsi Gansu, dan kemudian mencapai Inner Mongolia (Mongolia Dalam). Kontak dekat dengan wisatawan-wisatawan ini ditemukan pada warga dari lima provinsi, termasuk warga Ibu Kota Beijing.

Setidaknya, 60 persen penerbangan dari bandara yang ada di Kota Xi-an dan Lanzhou telah dibatalkan. Sementara itu, warga Erenhot di Mongolia dalam sudah diminta untuk nggak bepergian baik itu di dalam kota ataupun ke luar kota. Mereka diminta untuk tetap berada di kompleks perumahannya.

Hm, semoga saja Indonesia juga nggak sampai mengalami gelombang baru Covid-19, Millens. Yuk, tetap bawa masker, nggak berkerumun, dan rajin cuci tangan kalau ke luar rumah, ya! (Kom/IB09/E05)